MICROSOFT PROJECT
Microsoft Project adalah program aplikasi yang berfungsi untuk mengelola proyek agar sumberdaya dapat dialokasikan secara efektif dan efisien sehingga tujuan proyek tercapai secara optimal.
Memulai Project
Klik Microsoft Project sehingga muncul gambar berikut, lalu isikan start dan Finish proyek :
Lembar Kerja Project
Lembar kerja tersusun atas tiga bagian utama, yakni : View Bar, Gantt Table dan Chart bar.
View Bar terdiri dari ikon : Calender, Gantt Chart, Network Diagram, Task Usage, Tracking Gantt, Resource Graph, Resource Sheet, Resource usage dan More Views.
Gantt Table terdiri atas beberapa kolom : I, Task Name, Duration, Start, Finish, Predecessors, Resource Name.
Chart Bar tersusun atas kolom-kolom mingguan sesuai dengan tanggal start proyek.
VIEW BAR
Calendar, selain berfungsi untuk mengendalikan proyek, calendar juga digunakan untuk mengubah atau mengganti isian yang berhubungan dengan pekerjaan.
Gantt Chart, sama dengan Gantt Table.
Network Diagram digunakan untuk memulai perencanaan proyek sehingga tidak terpaku pada gantt table. Network diagram ini akan menunjukkan hubungan antara pekerjaan yang satu dan lainnya dalam sebuah proyek, termasuk jalur kritisnya.
Task Usage menampilkan pekerjaan-pekerjaan yang diberikan menurut kelompok sumberdaya.
Tracking Gantt, Untuk melacak kemajuan proyek yang ditandai dengan nilai prosentase pada tiap-tiap bar pekerjaan.
Resources Graph, informasi dalam bentuk grafik tentang alokasi, work, cost.
Resources Sheet dan Resources Usage, keduanya adalah laporan dalam bentuk tabulasi.
GANTT TABLE
Task Name berfungsi untuk mengisi nama pekerjaan proyek. Pekerjaan dibagi atas dua bagian, yakni pekerjaan utama dan Rincian. Untuk membedakannya gunakan Outline dan Indent.
Durasi, menunjukkan waktu setiap pekerjaan dalam satuan tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit.
Start & Finish adalah tanggal dimulai dan diakhirinya suatu pekerjaan. Kolom ini akan terisi secara otomatis ketika pertama kali kita memulai sebuah proyek.
Predecessors menunjukkan urutan pekerjaan yang dahulu dikerjakan.
Jenisnya :
SS ( Start To Start ) : dimulai bersamaan.
FS ( Finish To Start ) : pekerjaan baru dimulai jika pekerjaan sebelumnya telah selesai.
FF ( Finish To Finish ) : pekerjaan harus selesai dalam waktu yang bersaman.
Resource Name menunjukkan rincian sumberdaya yang dipakai.
CHART BAR
Troubleshooting
Aplikasi Komputer
Pengertian Troubleshooting
segala sesuatu masalah yang berhubungan dengan komputer disebut Troubleshooting dan timbulnya masalah dalam komputer tentu ada sebabnya. Kerusakan bisa terjadi pada hardware, software, dan brainware.
Teknik Troubleshooting
Teknik Forward
Pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard.
Teknik Backward
Teknik untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik).
Tabel Pendeteksian Masalah
Analisa Pengukuran
pendeteksian masalah dengan cara mengukur tegangan listrik pada komponen nomor 1 sampai 3. Gunakan alat bantu seperti multitester untuk mengukur tegangan yang diterima atau diberikan komponen tersebut.
Contoh : Mengukur tegangan listrik yang diterima oleh Power Supply, lalu mengukur tegangan yang diberikan oleh Power Supply ke komponen lainnya.
Analisa Suara
Bunyi beep pendek satu kali, artinya sistem telah melakukan proses Boot dengan baik.
Bunyi beep pendek 2 kali, artinya ada masalah pada konfigurasi atau seting pada CMOS.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 1 kali, artinya ada masalah pada Motherboard atau DRAM.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 2 kali, artinya ada masalah pada monitor atau VGA Card.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 3 kali, artinya ada masalah pada Keyboard.
Bunyi beep panjang 1 kali dan pendek 9 kali, artinya ada masalah pada ROM BIOS.
Bunyi beep panjang terus-menerus, artinya ada masalah di DRAM.
Bunyi beep pendek terus-menerus, artinya ada masalah penerimaan tegangan (power).
Analisa Tampilan
Pada tahapan ini pendeteksian masalah cenderung lebih mudah karena letak permasalahan dapat diketahui berdasarkan pesan error yang ditampilkan di monitor. Kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9.
Contoh : Pada saat komputer dinyalakan tampil pesan Keyboard Error, maka dapat dipastikan letak permasalahan hanya pada Keyboard.
Cara Cepat Mengenali Troubleshooting
Apabila terjadi masalah dan sistem masih memberikan tampilan pesan pada monitor atau disertai dengan bunyi beep 1 atau 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 6 sampai 9, yaitu pada Keyboard, Card I/O, Disk Drive dan Disket.
Apabila terjadi masalah dan sistem memberikan kode bunyi beep lebih dari 2 kali, maka kemungkinan letak permasalahan ada di komponen nomor 4 dan 5, yaitu RAM, VGA Card dan Monitor.
Sedangkan untuk masalah yang tidak disertai pesan pada monitor atau kode bunyi beep, kemungkinan besar letak permasalahan ada di komponen nomor 1 dan 2, yaitu Power Suplly dan Motherboard.
MICROSOFT OFFICE ACCESS
1.Database
Gambaran Umum
Tempat penyimpanan data.
Membuat database pada access
Pilih Blank Database untuk membuat database
Membuat tabel
Pilih Menu Create
Create Table –> isikan field-field dengan tipe data yang di butuhkan
Relasi Antar tabel
Menu Database Tools -> Relationships
Membuat Form
Menu Create -> Form
Membuat Report
Menu Create -> Report
Tidak ada komentar:
Posting Komentar